Beberapa bulan yang lalu ada seorang teman yang memposting sebuah cerita yang membuat saya tergugah untuk berbagi... cerita ini hasil Copas jadi tidak ada yang tahu siapa yang menulis cerita ini, ya jadi penulisnya agak-agak misterius (karena saya kurang tau), Sepertinya sudah lama beredar dan ternyata sudah sangat
populer. Tapi bagi saya ceritanya memang benar-benar menyentuh dan luar
biasa, membuat kita kembali bangga jadi orang Indonesia dan semoga membangkitkan rasa cinta Indonesia...
Cerita seorang Backpacker Indonesia bersama seorang
Singapore..
... Suatu pagi di Bandar Lampung,
kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua,
kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak. Si bapak adalah pengusaha asal
Singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish) beliau
menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari
pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe.. "Your
country is so rich!".
Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..
"Indonesia doesn't need the world, but the world needs
Indonesia", "Everything can be found here in Indonesia, u don't need
the world",
(Indonesia tidak butuh duni , tapi dunia butuh indonesia, semua
dapat ditemukan di indonesia, kamu tidak butuh dunia)
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan
di Kalimantan, dunia pasti kiamat.
Dunia yang butuh Indonesia !". "Singapore is
nothing, we cant be rich without Indonesia. 500.000 orang Indonesia berlibur ke
Singapura setiap bulan.
Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo
terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit,
laku keras.
"Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang
berobat."
"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap
hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."
"Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis
beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah
dapat beras".
"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah
negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia.
Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung
permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar.
Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan
si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya
sendiri".
"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut
meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka
takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.
Belilah dari petani2 kita sendiri, belilah
tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi
sendiri." "Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
Indonesia will rules the world.."

6:36:00 PM
Akim_ihsan

0 komentar:
Posting Komentar